Senin, 17 Oktober 2016

MODEL DAN DESAIN PENGEMBANGAN KURIKULUM




Disusun oleh;
Nilty Shofiyya             NIM: 2021114060
Roziqoh                       NIM: 2021114054
M.Syariful Anam        NIM: 2021113085


Kelas G

JURUSAN TARBIYAH PRODI PAI
INSTITUT AGAMA ISLAM NEGERI (IAIN)
PEKALONGAN
2016
 



BAB  II
PEMBAHASAN

A.      Model Pengembangan Kurikulum
Model pengembangan kurikulum merupakan konstruksi yang dijadikan lambang teoritis untuk melaksanakan suatu kegiatan. Model atau konstruksi merupakan ulasan teoritis tentang suatu konsepsi dasar. Dalam kegiatan pengembangan kurikulum

Minggu, 09 Oktober 2016

Pendidikan Agama Bagi Remaja




Disusun oleh:
             Ulfa Nabila                            (2021115007)
             Nafila Anil Khawa                (2021115039)
             Fitri Nisfiyah Nahari            (2021115270)
             M. Syariful Anam                 (2021113085)

Kelas : C

JURUSAN TARBIYAH PRODI PAI
INSTITUT AGAMA ISLAM NEGERI (IAIN)
PEKALONGAN
2016



BAB I
PENDAHULUAN

A.    Latar Belakang Masalah
Usia remaja adalah masa dimana segala sesuatu dengan mudah dibentuk dan akan sangat menentukan bagaimana selanjutnya dimasa yang akan datang. Hal itulah yang mendasari betapa pentingnya pendidikan agama diberikan sehingga kita tidak akan melakukan kesalahan-kesalahan fatal dalam membentuk karakter remaja yang tentunya akan menjadi  khalifah di muka bumi ini kelak. Menjadi khalifah atau pemimpin itu adalah sebuah tanggung jawab besar yang akan dimintai pertanggungjawabanya kelak, sehingga remaja perlu dibekali dengan segala persiapan sedini mungkin, yang notabenenya akan menjadi penerus bangsa dan agama kelak. Sebenarnya masa remaja adalah masa peralihan, yang ditempuh oleh seseorang dari kanak-kanak menuju dewasa. Atau dapat dikatakan bahwa masa remaja adalah perpanjangan masa kanak-kanak sebelum mencapai masa dewasa.
Kondisi Psikologis remaja ternyata mempunyai pengaruh yang cukup besar dalam kehidupan beragama mereka. Sikap kritis remaja juga tampak dalam kehidupan beragama. Mereka tidak lagi menerima begitu saja ajaran-ajaran agama yang diberikan oleh orangtuanya. Bahkan pelajaran-pelajaran agama yang pernah mereka dapatkan pada waktu masih kanak-kanak mulai dipertanyakan, sehingga tidak jarang menimbulkan keraguan beragama. Oleh sebab itu, penulis ingin mengkaji lebih dalam tentang pendidikan agama bagi para remaja.

B.     Rumusan Masalah
1.      Bagaimana Pendidikan Agama bagi Remaja ?
2.      Bagaimana Basis Penanaman Pendidikan Agama pada Remaja ?
3.      Bagaimana Pembinaan Pribadi bagi Remaja ?
C.    Tujuan Penulisan
1.      Mengetahui Pendidikan Agama Remaja.
2.      Mengetahui Basis Penanaman Pendidikan Agama pada Remaja.
3.      Mengetahui Pembinaan Pribadi bagi Remaja.



BAB II
PEMBAHASAN

1.      Pendidikan Agama Remaja
Masalah agama tak dapat dipisahkan dari kehidupan masyarakat, termasuk remaja, karena agama diperlukan dalam kehidupan bermasyarakat. Agama yang secara praktiknya memberikan fungsi edukatif perlu dilaksanakan oleh masyarakat penganutnya.